Pengertian dan Macam-macam Permintaan

- 8/05/2017
Pengertian Permintaan
Menjelang tahun ajaran baru, kita melihat para orang tua beramai-ramai ingin membeli buku tulis, buku pelajaran, tas, seragam, dan peralatan sekolah lainnya. Bisa dikatakan bahwa menjelang tahun ajaran baru, permintaan terhadap buku tulis, buku pelajaran, tas, seragam, dan peralatan sekolah lain meningkat. 

Kemudian saat tahun ajaran baru telah lewat, permintaan terhadap peralatan sekolah akan berkurang. Demikian pula halnya saat menjelang lebaran, orang berbondong-bondong ke penjahit untuk menjahit berbagai model baju. Bisa dikatakan menjelang lebaran permintaan akan jasa penjahit meningkat. Dari uraian itu dapat disimpulkan bahwa permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang diminta atau dibeli oleh konsumen pada waktu tertentu dan pada harga tertentu. 
 
Ada bermacam-macam permintaan yang dikelompokkan berdasarkan daya beli dan jumlah peminta/konsumen.
a. Berdasarkan Daya Beli

Permintaan berdasarkan daya beli ada tiga macam, yaitu sebagai berikut.
Permintaan absolut, yaitu permintaan yang tidak disertai daya beli atau permintaan yang tidak disertai dengan kemampuan membeli. Jadi, hanya sekedar menginginkan tapi tidak mampu membeli.
Permintaan potensial, yaitu permintaan yang disertai daya beli, tetapi belum digunakan untuk membeli barang atau jasa yang diinginkan.
Permintaan efektif, yaitu permintaan yang disertai daya beli dan sudah digunakan untuk membeli barang atau jasa yang diinginkan.

b. Berdasarkan Jumlah Peminta/Konsumen
Permintaan berdasarkan jumlah peminta/konsumen ada dua macam, yaitu sebagai berikut.
Permintaan individu, yaitu permintaan yang berasal dari seseorang, misalnya permintaan dari Indra, permintaan dari Nyonya Ani. Permintaan kolektif/pasar, yaitu permintaan yang merupakan kumpulan permintaan individu.

 

Masukkan Kata Kunci Pencarian Anda di Sini