Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

- 8/09/2017
Akuntansi
Sistem informasi akuntansi merupakan salah satu bagian yang terpenting dari seluruh informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Sistem Informasi Akuntansi, terdapat penjelasan mengenai Sistem Informasi Akuntansi menurut beberapa ahli.

 1. Sistem

Menurut Azhar Susanto (2008:22), “ Sistem adalah kumpulan/group dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik phisik ataupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.”

Menurut Mulyadi (2008:3), “Sistem merupakan suatu organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan manajemen guna memudahkan pengelolaaan perusahaan”.

Sedangkan Sistem menurut Romney dalam Dewi Fitriasari dan Deny Arnos Kwary (2004:2) adalah : “Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang selain berhubungan, yang berinteraksi untuk mencapai tujuan”.

Berdasarkan pengertian diatas menunjukkan bahwa sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen baik phisik ataupun non phisik yang saling bekerja sama satu dengan yang lainnya untuk mencapai tujuan tertentu. 

2. Informasi

Menurut Azhar Susanto (2008:38), “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat”. Sedangkan menurut Baridwan (2005:5), “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat”.

Berdasarkan pengertian diatas menunjukkan bahwa informasi merupakan hasil pengolahan data yang berguna sebagai dasar untuk mengambil keputusan.

Mc.Leod dalam Azhar susanto (2008:38) menyebut informasi yang berkualitas apabila informasi tersebut memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Accuracy ( Akurat) Artinya informasi harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pengujian akurasi dilakukan oleh dua orang atau lebih  yang berbeda, apabila pengujian tersebut menghasilkan hasil yang sama maka data tersebut dianggap akurat.
  1. Timely ( Tepat waktu) Artinya informasi itu harus bersedia atau ada pada saat informasi tersebut diperlukan, tidak besok atau tidak beberapa jam lagi.
  2. Relevant(Relevan) Artinya informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh individu yang ada di berbagai tingkatan dan bagian dalam organisasi.
  3. Complete(Lengkap)Artinya informasi harus diberikan secara lengkap. Misalnya informasi tentang penjualan tidak ada bulannya atau tidak ada data fakturnya.”

3. Akuntansi

Menurut Azhar Susanto (2008:4),“Akuntansi adalah bahasa bisnis, setiap organisasi menggunakannya sebagai bahasa komunikasi saat berbisnis”.
Menurut Niswonger, Warren, Reeve dan Fess yang dialih bahasakan oleh Helda Gunawan (1999:6), “Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan”.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka sistem informasi akuntansi dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan informasi atau laporan keuangan yang digunakan pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan.
Dari pengertian-pengertian tersebut kita dapat mengambil pengertian mengenai sistem informasi akuntansi seperti yang dikemukakan para ahli.

Sistem Informasi Akuntansi menurut Azhar Susanto (2008:72) adalah sebagai berikut :
“Sistem Informasi Akuntansi dapat didefinisikan sebagai kumpulan (integrasi) dari sub sistem/komponen baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan dan bekerja sama satu sama lain secara harmonis untuk mengolah data transaksi yang berkaitan dengan masalah keuangan menjadi informasi keuangan”.

Baridwan (2004:4) juga menyatakan pengertian sistem informasi akuntansi yaitu :
“Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu komponen yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan pihak-pihak luar (seperti inspektorat pajak, investor, dan kreditor) pihak-pihak dalam (terutama manajemen).”

Sistem Informasi Akuntansi menurut Nugroho Widjajanto (2001:4) adalah :
“Sistem Informasi Akuntansi adalah susunan berbagai formulir catatan, peralatan, termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksananya dan laporan yang terkoordinasikan secara erat yang didisain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi keuangan yang dibutuhkan manajemen”. Selanjutnnya: Fungsi dan Unsur Unsur dalam Sistem Informasi Akuntansi

 

Masukkan Kata Kunci Pencarian Anda di Sini